Lumayan 15 hari ngabur ke Europe. Ngopi di Italy, ski di Austria,mapir d
i German,semalam di London, pokokke gayane kaya orang kebanyakan duit deh. Apa boleh buat setiap orang punya prioritas, kebetulan prioritas kami awal tahun 2008 ya holiday,aku sih cuma manut sama kang Mas Bejo yang kali ini arrange semuanya.
Di Austria 7 hari tepatnya di Zalsburg, hari pertama tinggal di Hotel Tua tapi bagus, makanannya uenak tenan sampai aku naik 7 kilo dalam 7 hari..di jamin kaya buntelan deh pulang.
Hari pertama kang Mas Bejo ski 6 jam gak berhenti, hari ke dua patah salah satu tulang rusuknya, kebetulan aku baru belajar di beginner hari ke dua dan pulang ke hotel lebih cepat karena aku ingin jalan-jalan ke city side dekat hotel,baru mau berangkat.., kamar hotel berbunyi ding dong…,gue kirain cleaner,gak tahunya kang Mas Bejo lagi merintih,menggigil basah kuyup sama salju yang dah mencair di seragam ski nya.
Gue kirain cuma kedinginan tapi kok megangin dadanya terus. Gue tanya kenape Kang ? di bilang..jatuh dari atas gunung bergulung-gulung nabrak pohon pinus..,aku masih cengengesan..ouchh…sakit donk. Dia juga gak marah cuma bilang, is not funny ! hmmm..,what next..gue gak jadi jalan-jalan nih.
Kang Bejo minta dibukain bajunya,sepatunya..terus mau tidur katanya,tapi masih menggigil,aku suggested untuk panggil ambulance dan langsung ke dokter,tapi memang si Bejo kepala batu katanya gak usah ..ya sudah. Sorenya berjalan biasa makan malam bersama beberapa tamu udah tahu kalo doi suffer waktu main ski.
Bukan hal yang aneh di musim salju sudah wajib patah tulang untuk beberapa skier. Kebetulan kita makan malam yang duduknya berdekatan dengan sepasang dokter dari Vienna yang lagi liburan di Bad Hafgostain , sang istri udah pernah patah tangah, sang suami patah tulang rusuknya…dan mereka masih main ski di usainya yang menginjak 60, fantastic bukan ? , so its not a big deal…patah tulang karena ski.
Pagi bangun tidur, Kang mas kesakitan. Aku minta tolong sama receptionist untuk di carikan dokter dekat hotel,ternya harus pakai ambulance 20 menit ke rumah sakit, biaya bikin aku sakit kepala 111 euro. Sampai di rumah sakit dokter dan nursesnya sibuk dengan korban patah tulang lainnya. Setengah jam kemudian Kang Bejo di sinar x, ultra sound..betapa susahnya menerima penjelasan dari dokter berbahasa German itu pakai bahasa Englishnya yang sama buruknya dengan diriku he he he.
Keputusan sudah dibuat, Kang mas harus tinggal di rumah sakit semalam untuk mendapat perawatan.Kebetulan banyak korban patah tulang jadi harus tinggal seruang dengan 4 orang.
Saatnya aku pulang ke Hotel,eh si Kang Bejo gak mau ditinggalin..nanti saja katanya. Gue sih gak pa-pa tapi makin gelap,dinegara orang dan gak bisa bahasanya lagi ( German & Belanda ) akhirnya aku ke Reception untuk di carikan taxi ke hotelku. Dapat, sopirnya gak bisa bicara English..tapi kita ha ha hi hi..kayak nyambung aja,setiap bayar sesuatu aku selalu mau pingsan..biaya taxi segitu aja 60 euro, ah uang jajanku habis deh.
Paginya, aku dapat telephone dari Kang Bejo, isinya complain dan request melulu, yang dari teman sekamarnya kentut kenceng2, ngorok keras kaya kreta,susternya yang gak bisa bahasa Englishlah..,makananya yang kaya mbelgedhes lah, next time kalo ada apa-apa dengan saya.. ,saya mau kamar sendiri..private gak mau rame-rame toh di cover sama asuransi ini..dan bla..bla..lainnya.
Alright..alright…gue jawab gitu aja,padahal aku pingin nabok tuh kalo dia deket gue. Udah sukur ada kamar semalem begitu banyak korban patah tulang.
Akhirnya…drama berakhir, Kang Mas balik ke Hotel kerjaku nemani dia terus,jalan-jalan alon-alon, gak main ski lagi…kerjanya makan,minum,berenang,sauna for the rest of the day sampai hari ke 4 kita,nyetir ke Italy.
Oh ya ada kisah lucu waktu sauna,kebetulan kalo habis berenang kita langsung sauna dan biasanya masih sepi sebelum jam 3 sore, suatu hari kita lewat jam 3 baru selesai berenang,langsung kita ke sauna room, eh…kok semua take their gear off, alias telanjang ? kita bisik2 nich nekat masuk pakai baju renang,eh kita di teriakin sama mereka untuk buka semua, gue jawab kalau gue malu karena punya banyak panu, dan suamiku juga malu karena ikut-ikutan aku..well alasan gak diterima, kita gak boleh gabung,yo wis berendam air panas sendiri di hotel deh,lagian kalau gue gabung gue juga akan cekikan sendiri liat pentungan satpam dan kue dadar milik para mbak dan mas bule2 itu. Dasar …Ger**n obsesi dengan telanjang,umpat kang Bejo sewot.
To be continued…mau jemur pakaian dulu mumpung ada matahari.