Bukan ngomongin sudut bintang atau belajar aritmatika, tapi ngomongin suhu udara di Australia di musim Autumn yang seharusnya hawanya yang siwir siwir,hangat agak dingin pokoknya musim idaman. Karena impact dari global warming itulah setiap hari panas selalu diatas 35 sampai 40 dan bisa melonjak lebih.
Akibas panas yang menyengat itu, hidungku sering mimisan,kepala pusing. Kalau keluar rumah harus pakai tetek bengek,dari topi,sun screen,kaca mata ceng dem, baju terang lengan panjang dan harus nenteng air yang banyak yang bisa ditenteng-tenteng kemana-mana. Musim Autumn kali ini gak ada nikmatnya masih serasa summer. Summer di Australia kaya di neraka kata orang sini yang pernah ke neraka he he he. Seharusnya summer dan Autumn best seasons untuk semua orang yang tinggal di 4 musim, but not in Australia.
Minggu lalu mobilku overheated, pass lagi di high way untungnya aku di jalur kiri, tiba-tiba waktu aku tekan pedalnya seperti biasanya meraung keras dan jalannya pelan, karena aku gak tahu engine, aku stop di bahu jalan. Ada beberapa mobil berhenti juga disitu ternyata mobilku over heated,biasanya aku gak perhatian sama penunjuk suhu di mobil ternyata sudah melawati 100, kalo jalan diterusin mesin bisa kebakar, gile bener…maklum buta engine, cuma user.
Semenjak kemaren ke tempat kerja naik bis selain ngirit juga tenang. Eh..hari ketiga busnya juga over heated,damn.
Di TV banyak manula yang harus di bawa ke RS karena kekurangan cairan. Kalo dipikir-pikir hidup disana sini ada enak dan gak enaknya ya ?